Log In
Register   Help
My album reviews/commentsMy collectionMy wish list
Wings - Menakluk Kosmos cover art
Band
preview 

Wings

Albumpreview 

Menakluk Kosmos

(2014)
TypeStudio Full-length
GenresHeavy Metal, Hard Rock
LabelsKRU Music Sdn. Bhd.
Album rating :  -
Votes :  0
Lyrics > W > Wings Lyrics (41) >

Menakluk Kosmos Lyrics

(10)
Submitted by level Besi Karat       Last modified by level Besi Karat
1. Menakluk Kosmos (5:33)
Bukan kita sendiri yang meminta
Tiada yang memaksa
Sempurnalah 7 petala langit 7 petala bumi
Diamlah kita semua kesudahannya
Apakah kitakan kekal di sini
Hinggalah kau diam

Bima sakti tidak bertepi
Meregangi urat nadi
Lenyaplah sudah yang dipandang
Buta mata tak bersuara
Dari 7 lapis masa
Gelombang yang mengembang
Dilipat menjadi satu
Engkau menjadi milikku

Ada di dalam dirimu
Begitulah alam maya ini
Macam dijadikan teka-teki
Kunci di hati kau carilah sendiri

Carilah kau sendiri kau carilah sendiri
Kosmos kita kosmos kita
Kosmos kita kosmos kita

Dari kalam ke dalam kalbu
Tersembunyi segala rahsiamu
Ujud mahjud asalnya kamu
Tidak seperti adanya aku

Kosmos ini bima sakti
Tempat tinggal dan diam
Tak semudah macam petik jari
Menakluk kosmos ini

Bima sakti tidak bertepi
Meregangi urat nadi
Lenyaplah sudah yang dipandang
Buta mata tak bersuara
Dari 7 lapis masa
Gelombang yang mengembang
Dilipat menjadi satu
Engkau menjadi milikku

Ada di dalam dirimu
Begitulah alam maya ini
Macam dijadikan teka-teki
Kunci di hati kau carilah sendiri

Carilah kau sendiri kau carilah sendiri
Kosmos kita kosmos kita
Kosmos kita kosmos kita

Dari kalam ke dalam kalbu
Tersembunyi segala rahsiamu
Ujud mahjud asalnya kamu
Tidak seperti adanya aku

Kosmos ini bima sakti
Tempat tinggal dan diam
Tak semudah macam petik jari
Menakluk kosmos ini
2. Peti Pandora Mu (4:40)
Seribu satu kisahmu
Seribu satu keresahan
Hangat membakar rasaku
Walau mendambakanmu

Mengapa ramai antagonis
Dalam cerita kehidupanmu
Dimana letak mereka
Setelah kita sering bersama

Apa ku juga kan terima
Natijah tingkah lakumu dulu
Untuk engkau persalahkan
Bila ku tak lagi bersama

Jika kita saling percaya
Jika kita saling fahami
Tiada yang semudah cinta
Dari segala isi dunia

Aku tak pernah bertanya
Aku tak pernah curiga
Apakah kisah sebenarnya
Sebalik kehidupanmu dulu

Jangan sekali buka
Kekunci peti pandoramu
Simpan saja kehitaman
Itu jadi rahsia
(2x)

Jika kita saling percaya
Jika kita saling fahami
Tiada yang semudah cinta
Dari segala isi dunia
(2x)

Dari segala isi dunia
3. Bisa yang Tertunda (4:15)
Tarian ini
Kian terhenti
Ditelan hari

Darah merahku
Hilang hangatnya
Dipasung masa

Tak pernah kebal
Diri ini dari sesal
Kesilapan lalu

Calar dan luka
Bisanya telah tertunda
Ke hari mendatang

Aku berdiri
Kian tenggelam
Dalam lembah hitam

Dikau berlalu
Dalam senyuman
Tanpa menyedariku

Tak pernah kebal
Diri ini dari sesal
Kesilapan lalu

Calar dan luka
Bisanya telah tertunda
Buat hari mendatang

Ada yang ku genggam
Mengalir dari celahan jari
Ada yang ku dakap
Meronta ingin pergi

Takdirku

Tak mungkin kebal
Diri ini dari sesal
Kesilapan lalu

Calar dan luka
Bisanya telah tertunda
Buat hari mendatang

Ada yang ku genggam
Mengalir dari celahan jari
Ada yang ku dakap
Meronta ingin lepas pergi

Ada yang ku nyata
Menuding ku kembali ke muka
Ada yang ku pendam
Bergelut jadi dendam

Takdirku
4. Raja Segala Duri (3:39)
Sang Jerung terluka
Kan bertambah luka
Darah dihidu berbatu
Rupa-rupanya kawan sendiri

Sang Kurita berang
Kan teraba-raba
Ludahan pada simangsa
Malang kaburi mata sendiri

Bukan seteru
Pada jerung dan kurita
Bagimu itu tiada gentar...oh

Lawan mu karang
Diam tidak berdaya
Warna yang pelangi
Menjadi kelabu

Engkau raja tiada warga
Tidak peduli jajahan mu
Mahkota mu penuh berduri
Karang kaku mati angkara mu

Engkau raja segala duri
Bisa mu jelas tak terperi
Binasa...binasakan syurga

(Solo)

Andainya kau manusia berjiwa
Betapa ramai yang kan dikecewa
Betapa ramai yang dianiaya
Bawa derita

Engkau raja tiada warga
Tidak peduli jajahan mu
Mahkota mu penuh berduri
Karang kaku mati angkara mu

Engkau raja segala duri
Bisa mu jelas tak terperi
Binasa...binasakan
Syurga...samudera
5. Komplikasi Pramaya (4:32)
Wilayah ini tiada seri
Walau mentari menerang
Setiba malam bulan intai
Dibalik dinding pembentung

Aku kembali dikejar janji
Berdepan ramai pembayang
Komplikasi berkabus mimpi Kadang lemas disergah rakus dendam Sesawang silam
Namun cekali gagahi
Dalam pilu bergurindam
Rangkap tersusun mengatur kata
Rahsia jiwa

Hey disana penilai
Hey disini terkulai
Bersiap untuk diserang
Menerjah segala berkemungkinan
Bersiap mara berperang
Diajar bara minda hati insan

Wilayah ini tiada seri
Walau mentari menerang
Setiba malam bulan intai
Dibalik dinding perbentuk

Aku kembali dikejar janji
Berdepan ramai pembayang
Komplikasi berkabus mimpi
Kadang lemas disergah rakus dendam Sesawang silam

Namun cekali gagahi
Dalam pilu bergurindam
Rangkap tersusun mengatur kata
Rahsia jiwa

Bersiap untuk diserang
Menerjah segala berkemungkinan
Bersiap mara berperang
Diajar bara minda hati insan
Segenap sudut bersawang
Setiap langkah harung impian
Sepuluh hari berjuang Menuju kearah sejahtera
6. Ingatkan Dia (5:04)
Semenjak awal lagi
Bila ku mengenalimu
Dunia ini serasa
Cuma dalam genggamanku

Ramai yang datang menduga
Namun tak sama denganmu
Aku... percaya

Biar pun remuk di hati
Akan ku rawat sendiri
Kerana kau aku rela

Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama

Sesalnya aku cuma
Ingatkan engkau merayu
Itulah kesilapanku
Belum terlewat lagi
Itu kata darimu dusta
Memang begitu indah

Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama

Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama

Musuh tak kenal
Jangan diikut tinggalkan dia
Mengapa aku masih ko goda
Masih goda

Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama
Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama
Mengapa aku yang tidak setia
Mengapa aku kah yang berdosa
Mengapa ku mudah terlupa
Janji-janji kita kali pertama
7. Gurindam Mahsyar (4:33)
Segalanya bermula
Sujud dari akarnya
Terhampar berjutaan
Cari satu tuju

Berdirinya di bangkit
Berarak manusia menyembahnya
Terasa sesalan
Bagaikan satu layar cerita

Sia-sia air mata yang tercipta
Dari dosa yang lama
Saat itu yang akan di tunggu
Kaburiku dari tersentuh
Akan dirimu yang kian jauh

Kalam indah berkata
Bulan hilang cahayanya
Matahari bersatu
Dengan segalanya

Kan gugurnya... kan gugurnya
Kan gugurnya perhiasan
Patung yang jadi taruhan
Jadi taruhan
Seharusnya bersujud
Akhirnya semua akan tersedar
Demi malam yang panjang
Yang tiada penghujungnya

(Solo)

Andainya rasa terjadi
Di kala nafas terhenti
Tunjukkan jalan meniti

Sia-sia air mata yang tercipta
Dari dosa yang lama
Saat itu yang akan di tunggu
Kaburiku dari tersentuh
Akan dirimu yang kian jauh

Sia-sia air mata yang tercipta
Dari dosa yang lama
Saat itu yang akan di tunggu
Kaburiku dari tersentuh
Akan dirimu yang kian jauh
8. Adoney dari Paran (4:26)
Bismillah ir-Rahman ir-Rahim
Bersaksilah kita untuk kehidupan yang lebih sejahtera

Dari barat cahaya sungguh terang menyinari alam
Tempat yang gersang kini menjadi tenang
Setelah adoney tiba ditunggu sekian lama

Apa lagi dah terbukti tibanya kini membawa cahaya
Ampun tuanku ku turut perintah mu
Tiada sangsi tanpa ragu bersaksi ku padamu

Kau datang membawa oh cahaya
Panduan untukku manusia

Kau datang membawa oh cahaya
Panduan untuk umat manusia

Apa lagi dah terbukti tibanya kini membawa cahaya
Ampun tuanku ku turut perintah mu
Tiada sangsi tanpa ragu bersaksi ku padamu

Kau datang membawa oh cahaya
Panduan untukku manusia
9. Segitiga Piramida (4:26)
Kutip bintang bertaburan pandang kiri dan kanan
Dulu makan beribuan kini makan jutaan siapa kisah

Duduk di bawah kau tadah duduk atas kau sapu
Duduk di kiri kau siku duduk kanan kau tekan
Siapa kisah sama saja mana mana

Mana lagi tanah untuk kami sembunyi
Larikan diri dari sumpahan sang kelembai sadis bermata satu

Apa lagi peperangan kami perlukan
Lepaskan diri dari kurungan segitiga piramida

Dana melangkau fikiran adalah yang tak kena
Kasi mengharap balasan ada yang nak dibeli
Siapa kisah jiwa kami nak dibeli

Akan bertimbun bertambah apa yang sudah kau punggah
Kaya berganda terkaya dan sementara papa berganda kedana
Kami yang mudah kau timpa kaki segitiga piramida

Duduk di bawah kau tadah duduk atas kau sapu
Duduk di kiri kau siku duduk kanan kau tekan
Siapa kisah sama saja mana mana

Mana lagi tanah untuk kami sembunyi
Larikan diri dari sumpahan sang kelembai sadis bermata satu

Apa lagi peperangan kami perlukan
Lepaskan diri dari kurungan segitiga piramida

Akan bertimbun bertambah apa yang sudah kau punggah
Kaya berganda terkaya dan sementara papa berganda kedana
Kami yang mudah kau timpa kaki segitiga piramida
10. Penanti (4:33)
Masihku nantikan sehingga kini
penamatnya rinduku umpama tiada
bersimpul kenangan sepanjang masa
waktu detik selari ditemani bayang

Engkau hilang dalam terang
engkau menghilang
gerhana ke seluruh pancainderaku

Kau berikan aku cinta
dan ku ditinggalkan
dan haluan berliku mekarberduri

Sumpah dan janji kau
tetap ku pegang
lautan api seteru cekal ku renangi
kerana kasihku teguh untukmu
yakin engkau disitu kan menghampiriku

Ulang *

Dihatiku kau segar selamanya
walau tiada lagi kau jelma dimimpiku
ku masih harap kau sudi bertamu
pecahkan kaca alamku yang sunyi

Hanya engkaulah cahaya kalbuku
tiap madah ku selitkan puisi saktiku
sebagai satu tandanya cintaku
demi seri perkasihan abadi

Sekira masihnya aku
engkau rindui
tampil lah kau segera
ku harap kau disisi

Masih lagi Ku bergelar
Seorang Penanti
Dalam Gelap Taman Yang sepi
Info / Statistics
Artists : 30,860
Albums : 109,642
Reviews : 6,971
Lyrics : 125,612
Top Rating
 Crossfaith
ZION
 rating : 88.1  votes : 10
 Cradle of Filth
Hammer of the Witches
 rating : 81.9  votes : 25
 Virgin Black
Requiem - Mezzo Forte
 rating : 88.6  votes : 11